Unduhan langsung tidak tersedia di tampilan ini. Tekan lama (HP) atau klik kanan (komputer) pada gambar, lalu pilih Simpan gambar.
Hitung redaman dari OLT sampai pelanggan terjauh, lalu dapatkan topologi, daftar material, dan paket untuk teknisi. Pilih cara memulai; semuanya bisa diubah nanti.
Satu baris = pelanggan terjauh di setiap ODP, diurutkan dari yang paling kritis. Klik baris untuk melihat rincian hitungan dan grafik dayanya. Sisa budget: cadangan setelah margin di arah paling kritis (↓ downstream, ↑ upstream). +Kabel: tambahan kabel yang masih muat. Rx ↓ maks (kolom lengkap): daya terbesar yang mungkin diterima ONT, untuk cek overload.
Isi Rx ONT, Tx ONT, dan Rx OLT untuk ONT terjauh di setiap ODP; hasil validasinya muncul di halaman Metodologi. Di HSGQ: Advanced › PON Optical Diagnose › ONT Optical Diagnose. Selisih (Δ) lebih dari −1 dB patut dicek.
Panjang adalah kabel dari titik induk ke titik ini. Memilih Tipe mengisi jumlah konektor, splice, dan splitter yang lazim. Isi Drop terjauh di ODP untuk pelanggan paling jauh dari ODP itu. Di baris OLT, kolom yang sama berisi Tx port dari DDM (kosongkan untuk memakai nilai preset). Lokasi adalah patokan lapangan, misalnya "Bunda Cafe". Tampilan Sederhana hanya menampilkan kolom utama; konektor, splice, kabel, lokasi, dan koordinat ada di tampilan Lengkap atau di panel edit (✎). Tombol + menambah cabang, ⧉ menduplikat titik beserta cabangnya, ▾ menyembunyikan cabang. Beri nama otomatis memakai pola di Pengaturan › Penamaan. Semua perubahan struktur bisa dibatalkan dengan tombol Urungkan. Koordinat ditempel dari Google Maps (tekan lama titik di peta, salin angka "lat, long"). Edit massal mengubah banyak titik sekaligus, misalnya drop semua ODP, atau panjang kabel dari jarak koordinat × faktor kelonggaran.
Verifikasi OPM: isi daya yang terbaca OPM pada output tiap titik. Δ titik adalah selisih terhadap nilai harapan; Δ segmen adalah loss ekstra sejak titik terukur sebelumnya. Nilai di atas +1 dB patut dicek. Pakai skenario Tipikal.
Satu baris = satu titik. Kolom wajib: nama dan induk (kosong untuk OLT). Kolom lain: tipe, lokasi, kabel, panjang_m, splitter (1:8, FBT 10/90), cabang_fbt (tap/thru), konektor, splice, fast_connector, loss_ekstra_db, drop_m, lat, lng. Kolom yang kosong memakai nilai lazim sesuai tipe. Dari Excel: simpan sebagai CSV, atau blok sel termasuk judul kolom lalu tempel di kotak di bawah. Desimal boleh pakai koma.
Pilih titik yang sudah ada, lalu lihat seberapa jauh pelanggan masih bisa ditarik dari situ untuk setiap rasio splitter tambahan. Terminasi pelanggan dan kabel drop mengikuti Pengaturan › Terminasi pelanggan.
Default 1 konektor (port ODP) dan 1 splice (input splitter), ditambah terminasi pelanggan dan kabel drop dari Pengaturan.
| Splitter tambahan | Total split | Rx ↓ di jarak 0 | Jarak maks | Pembatas |
|---|
Gambar latar: ambil tangkapan layar area dari Google Earth atau Google Maps (mode satelit, utara di atas), lalu pasang di sini. Tandai dua titik acuan yang koordinatnya Anda tahu, sejauh mungkin satu sama lain (misalnya dua ujung jalan). Setelah itu jarak di gambar sama dengan jarak sebenarnya. Tempatkan: pilih titik, klik posisinya di gambar; titik yang sudah ada bisa digeser. Jalur tiang: pilih kabel menuju sebuah titik, lalu klik tiang demi tiang dari induknya; setiap klik menjadi titik Tiang dan panjang kabel dihitung dari jarak antar tiang × faktor kelonggaran. Gambar disimpan di browser ini dan ikut di file proyek (.json) dan paket lapangan.
Jumlah dihitung otomatis dari rute. Kabel ditambah cadangan (sag dan kendur) dan gulungan cadangan di setiap box, lalu dibulatkan ke 10 m. Jumlah otomatis bisa ditimpa: ketik angka sendiri, atau kosongkan untuk kembali ke hitungan otomatis. Pigtail dan adapter adalah perkiraan dari jumlah splice dan konektor. Jumlah fast connector dan patchcord pelanggan mengikuti Pengaturan › Terminasi pelanggan, sama dengan yang dipakai di hitungan redaman. Harga satuan tersimpan per proyek.
| Item | Jumlah | Satuan | Harga satuan | Subtotal | |
|---|---|---|---|---|---|
| Total | |||||
Paket lapangan adalah satu file yang bisa dibuka di HP tanpa internet dan dicetak ke PDF dari browser. Isinya: kriteria terima, diagram topologi, kartu setiap ODP (induk, splitter, jarak dari OLT, daya OPM yang diharapkan di port ODP dan di ONT terjauh, daftar port), rute kabel per segmen, event OTDR jalur terjauh, dan daftar material tanpa harga. Angka harapan memakai skenario Tipikal (yang seharusnya terbaca OPM), dengan batas bawah dari skenario Desain. Salin kartu ODP menghasilkan teks yang siap ditempel di WhatsApp.
| ODP | Lokasi | Split | Dari OLT | OPM port ODP | Rx ONT terjauh | Port |
|---|
Daftar posisi setiap konektor, splice, dan splitter dari OLT ke ujung yang dipilih, dengan loss harapan. Cocokkan dengan trace OTDR saat commissioning: event yang loss-nya jauh lebih besar dari harapan, atau muncul di posisi yang tidak ada di daftar, patut dicek. Pengukuran OTDR melewati splitter dari sisi OLT akan menunjukkan lompatan besar di posisi splitter.
| Jarak dari OLT | Titik | Event | Loss harapan | Kumulatif |
|---|
Mengubah nilai di sini menjadikan preset "Custom". Tx per port bisa diisi di baris OLT pada halaman Rute. Maks ONT per port mengikuti kemampuan OLT (umumnya 64 atau 128).
Margin adalah cadangan desain (aging, splice perbaikan, bending) yang harus tersisa di atas sensitivitas. Target adalah angka minimal yang harus terbaca OPM saat pemasangan.
Satu sumber untuk redaman dan material: kabel drop sepanjang Drop terjauh ditambah komponen di atas. Default: 2 fast connector (ujung drop di port ODP dan di roset) dan 1 konektor (patchcord roset ke ONT). Karena port ODP sudah dihitung di sini, kolom konektor ODP di halaman Rute biasanya 0.
Token: {area} kode area beserta tanda hubung, {n} {nn} {nnn} nomor urut (1 / 01 / 001), {port} nomor port PON dari nama lama OLT, {code} kode ODC (A, A1, A1-1), {odc} kode ODC induk ODP, {odcn} kode ODC + nomor ODP (KHY-A1, atau A1-03 bila kode ODC berakhir angka). Kode klaster (misalnya KHY) diisi di panel edit ODC induk; ODC distribusi di bawahnya menjadi KHY-A, KHY-B. Contoh gaya lain: {area}ODP{odc}{nn} menghasilkan MSL-ODPA103.
Kode area per titik: isi Kode area (desa) di panel edit ODC induk (✎ di halaman Rute), misalnya MS. Kode itu turun ke ODC dan ODP di bawahnya, dan huruf ODC dihitung ulang per desa (ODC-MS-A, ODC-BS-A). Kode di sini dipakai untuk titik yang tidak punya kode sendiri, misalnya OLT dan OTB di POP. Wilayah (Kampung Jawa, Blok 16) hanya keterangan: tampil di kartu ODP dan paket lapangan, tidak masuk nama.
Nama lama yang berupa patokan (misalnya "ODC Bunda Cafe") dipindah ke kolom Lokasi saat diberi nama otomatis.
| dB per titik | Desain | Tipikal |
|---|
| Nama | 1310 | 1490 | 1550 | Drum km | Satuan | Urutan warna core |
|---|
Redaman dalam dB/km. 1577 nm memakai kolom 1550, 1270 nm memakai kolom 1310. Drum km > 0 menambah splice sambungan drum otomatis; isi 0 untuk mematikan.
| PLC | Desain | Tipikal |
|---|
| FBT | Tap des. | Tap tip. | Thru des. | Thru tip. |
|---|
Belum termasuk konektor di input/output splitter; hitung itu di kolom konektor atau splice titiknya.
Bandingkan hasil model (skenario Tipikal) dengan pembacaan nyata. Isi Rx ONT, Tx ONT, dan Rx OLT di halaman Hasil › Tampilan › Isi data ukur OLT/ONT. Kalau Rx ONT dan Rx OLT sama-sama diisi, Tx OLT sebenarnya bisa diperkirakan tanpa OPM: Tx OLT ≈ Rx ONT + (Tx ONT − Rx OLT), karena loss downstream dan upstream hampir sama.
| Ujung | Rx ONT model | Rx ONT ukur | Δ | Rx OLT model | Rx OLT ukur | Δ | Perkiraan Tx OLT |
|---|
Downstream: Rx ONT = Tx OLT − Σ loss. Upstream: Rx OLT = Tx ONT − Σ loss. Σ loss = Σ(panjang × redaman kabel pada panjang gelombangnya) + konektor × IL konektor + fast connector × IL fast + splice × IL splice (termasuk sambungan drum) + Σ IL splitter + loss ekstra + kabel drop + terminasi pelanggan.
Sisa budget = Rx − (sensitivitas + margin tetap + margin per km × panjang total). Dihitung untuk kedua arah; yang terkecil menentukan.
Status: Gagal jika Rx < sensitivitas. Marginal jika sisa budget < 0 atau Rx ONT < target. Overload jika Tx maksimum − Σ loss tipikal > batas overload penerima. Lewat jangkauan jika jarak logis > 20 km.
Skenario Desain memakai Tx minimum dan nilai komponen kolom Desain (terburuk). Tipikal memakai Tx tipikal (atau Tx port DDM) dan nilai komponen tipikal, yaitu angka yang seharusnya terbaca OPM.
Splitter FBT (tak seimbang): loss bergantung pada output yang dipakai cabang, tap (persentase kecil) atau thru (persentase besar). Splitter PLC (seimbang) memberi loss yang sama ke semua cabang.
Port ODP dan drop: konektor di port ODP dihitung di Terminasi pelanggan (default: 2 fast connector di ujung drop dan 1 konektor patchcord roset ke ONT). Jangan menghitungnya dua kali di kolom konektor ODP.
Ujung berupa titik pelanggan (tipe ONT atau Roset tanpa cabang): komponen Terminasi pelanggan ditambahkan di titik itu, dan kabelnya dihitung dari panjang segmennya sendiri (bukan Drop terjauh). Kapasitas port dihitung dari splitter ODP, bukan dari jumlah titik ONT.
Tiang tidak menambah redaman. Sambungan drum dihitung per jalur kabel utuh dari box ke box (panjang semua bentang tiang dijumlahkan), bukan per bentang.
Box bersama (tipe dan nama sama di rute PON berbeda) hanya memengaruhi material dan peta. Redaman tetap dihitung per PON dengan komponen yang dilewati core PON itu.
Batas GPON lain: jarak logis maksimum 20 km per ONT, selisih jarak ONT terdekat dan terjauh dalam satu port PON (differential reach) maksimum 20 km, dan jumlah ONT per port sesuai kemampuan OLT.
| Parameter | Desain | Tipikal | Acuan |
|---|---|---|---|
| Kelas daya GPON (B+, C+, C++) | Tx dan sensitivitas per kelas | ITU-T G.984.2 dan amandemennya | |
| XGS-PON (N1, N2a, E1) | Perkiraan dari kelas daya | ITU-T G.9807.1; diberi tanda perkiraan | |
| Kabel G.652D / G.657A2 | batas kabel ±0.40 dB/km @1310, ±0.30 @1550 | 0.35 / 0.25 / 0.22 dB/km (1310/1490/1550) | ITU-T G.652, G.657; datasheet kabel |
| Konektor mated (SC) | 0.5 dB | 0.3 dB | TIA-568.3-D (maks 0.75 dB); IEC 61753/61755 |
| Fusion splice | 0.1 dB | 0.05 dB | TIA-568.3-D (maks 0.3 dB); hasil splicer umumnya < 0.05 dB |
| Fast connector | 0.75 dB | 0.5 dB | Datasheet fast connector SC/UPC umum |
| Splitter PLC 1:2 … 1:64 | 4.0 … 20.5 dB | 3.6 … 19.8 dB | Datasheet PLC (GR-1209/1221 CORE) |
| Margin | 3 dB + 0.1 dB/km | Praktik umum (aging, splice perbaikan, bending) | |
Semua nilai bisa diubah di Pengaturan. Preset perangkat diberi label sumber: standar (ITU-T), datasheet, terukur (DDM/OPM), atau perkiraan.
Tidak memodelkan dispersi, reflektansi/ORL (penting untuk overlay CATV), variasi suhu, ketidakseragaman port splitter, dan macrobend; yang terakhir bisa diisi sebagai loss ekstra.
Splice sambungan drum dihitung per segmen, dengan asumsi setiap titik adalah ujung kabel.
DDM pada SFP dan ONT biasanya punya toleransi ±2–3 dB. Pakai OPM untuk angka pasti.
Hasil adalah perkiraan rekayasa, bukan jaminan. Selalu verifikasi dengan OPM saat pemasangan.
OK: Rx memenuhi target dan masih di atas sensitivitas setelah dikurangi margin. Marginal: link jalan, tetapi cadangan kurang atau di bawah target. Gagal: Rx di bawah sensitivitas. Overload: pasang attenuator.
Upstream 1310 nm sering lebih kritis karena redaman fiber lebih besar dan daya Tx ONT kecil.
Jangan campur konektor UPC (biru) dengan APC (hijau) dalam satu mating. Loss tambahannya bisa lebih dari 3 dB.
Semua proyek tersimpan di browser ini. Ekspor secara berkala sebagai cadangan.